Kamis, 20 Juni 2013

Problems...

"Masalah" mungkin itu hal yang sangat biasa dijumpai dalam kehidupan,mungkin sama seperti halnya kita bernafas masalah tidak akan pernah hilang dari hidup kita(ya tentu selama kita hidup,walau belum tentu juga setelah meninggal kelak kita tidak memberikan masalah buat orang-orang yang kita tinggalkan).

Seingat saya,saya pertama kali "berkenalan" dengan masalah waktu saya mulai bisa mengingat kejadian.
Masalah saya pertama kali dalam hidup,seingat saya sewaktu saya masih berumur 4tahun..sewaktu itu saya ingin sekali makan roti kalengan yang dibawa almh opung ke rumah sewaktu menjenguk adik saya yang nomor 4 yang baru aja lahir.Sewaktu itu,saya sangat "freak" dengan wafer yang ada di roti kalengan itu.Karena jumlah wafer cuma ada 4 di dalam 1 kaleng,saya harus memikirkan cara agar semua bisa saya makan (karena kakak saya juga sama freaknya dengan saya soal wafer yang ada di roti kalengan itu),padahal opung bawa itu untuk kami berdua,tapi kerakusan satu sama lain lebih besar,ya namanya anak-anak.
Kakak saya bukan orang yang taktis,kakak saya,mungkin karena dia perempuan jadi dia cuma menunggu kesempatan untuk mengambil roti ke atas lemari di kamar bapak-mamak pake kursi dari dapur (kami dilarang masuk kamar bapak-mamak,karena adik saya yang baru lahir sangat sensitif dengan suara..ada suara dikit,pasti nangis,dan membuat gaduh seisi rumah).
Sementara saya sangat taktis,mungkin dari kecil udah keliatan kreatifnya..
Jadi,saya mengamati keadaan...kebetulan ada tante (adiknya mamak) yang cukup lengah dan gampang dibujuk,apalagi sama keponakan cowoknya yang unyu ini..nemani mamak di rumah.dengan mengandalkan muka memelas saya ngomong,"Tan..aku mau ke kamar,mau liat adek bayi...aku rindu.."
setelah negosiasi panjang lebar,bujuk-bujukan anak kecil,akhirnya luluhlah tante saya ini...
Saya diijinkan masuk ke kamar,begitu masuk kamar,saya angkat kursi dapur,saya tumpuk-tumpuk pake baju mamak,saat tangan saya sudah menggapai kaleng biskuit,ternyata bajunya jatuh,saya jatuh,kursinya jatuh,kaleng biskuitnya jatuh,dan...adik saya terbangun,kemudian menangis sejadi-jadinya...
Saya sudah takut setengah idup,ditambah lagi kata-kata kakak,"Mampus kau kan.Makanya jadi orang jangan rakus.Kuadukan kau nanti sama bapak-mamak."

Jam 3 sore,jam harus mandi sore,soalnya jam 5 atau jam 6 bapak-mamak udah nyampe rumah.
Selama mandi (tepatnya dimandiin tante) pikiran saya tidak tenang,apalagi ngeliat muka kakak yang udah kayak musuhnya power rangers yang ketawanya nyebelin itu...rasanya saya pengen kabur dari rumah,terus jadi anak tukang bakso dekat rumah (saya suka iri sama anak tukang bakso dekat rumah,bisa makan bakso enak terus tiap hari,sementara bapak-mamak saya ngelarang jajan-jajan mulai dari kecil.)

Jam 5 lewat-lewat dikit,udah rapi,bersih,udah makan roti Milna,gerbang dibuka...saya makin gak karuan,saya berharap power rangers datang menyelamatkan saya saat ini..
Dengan muka sumringah yang sangat menyebalkan...kakak lari dari arah dapur sambil teriak-teriak... "MAAAKKK....PAAAKKK....TAADII MAIKEL NGAMBIL ROTI DI ATAS LEMARI PAKE KURSI SAMA BAJU,TERUS JATUH,ADEK JADI BANGUNNN..."
dengan ketakutan,mata udah basah,pengen lari ke bapak-bapak tukang bakso aja,tapi tetap makan roti milna (milna enak banget loh dari dulu sampe sekarang... :P),saya duduk di ruang tivi ketakutan minta ampun...

Tapi...untunglah saya punya orang tua yang sangat bijak.Bapak saya duduk di samping saya,sementara mamak sibuk nanya-nanya tante saya luka atau tidak.Saya ingat bapak bilang,"Kenapa kau gitu?".Sambil nangis terisak-isak,saya jawab, "aku...aku...mau wafernya pak...aku gak mau bagi sama kakak."
Terus,bapak masuk ke kamar,dia bawa (kalau gak salah ada 3 biskuit kaleng gede) terus ngeluarin semua wafernya,ada 10 wafer sambil ngomong,"Ini samamu semua."Dengan hati berbunga-bunga,saya ambil wafer itu,tapi kemudian...saya tidak bisa buka wafernya karena diplastikin,biasa dibukain kakak...
Terus saya minta tolong ke kakak,tapi kakak gak mau..katanya,"Buka aja sendiri!"(tapi saya lihat kakak sudah mau nangis),saya kebingungan..karena emang dasarnya orang itung2an,saya bilang ke kakak kalau kakak mau bukain 1,aku kasih 1...
Singkatnya,kakak dapat 5 aku dapat 5..
dan saya tidak kena marah (tapi seumur-umur,semarah-marahnya orang tua saya tidak pernah menyiksa..)siksaan terberat kalau orang tua saya udah marah 
Bapak akan duduk di samping atau di depan,sambil ngomong,"Bang,bapak mau ngomong..."
Mamak akan nangis (ini senjata terakhir semua ibu dimana pun di dunia ini).
Kalau yang dua itu udah terjadi...kiamat kecil mungkin buat kami berlima...hehehe

Well,itu masalah pertama dalam hidupku yang kuingat..
Mungkin setelah itu,aku tidak ingat lagi berapa banyak masalah yang sudah kuhadapi sampai detik ini...
Setiap kali punya masalah,kayak guru sekolah mingguku pernah bilang,"Sini kau masalah..ada TUHAN YESUS ku disini..Berani kau??"
Saya teringat,akan cerita bangsa Israel yang dibawa keluar dari Mesir menuju tanah Perjanjian.
Saya pernah baca,ternyata jarak antara Mesir dan Tanah Perjanjian itu cuma 1minggu lamanya...
Tapi mengapa TUHAN sampai bawa bangsa Israel keliling-keliling gurun selama 40 tahun lebih?
Kalau dibaca-baca lagi,di Kejadian,kita bakal tau ternyata tanah Perjanjian itu dikelilingi oleh bangsa-bangsa raksasa yang buas..sementara orang Israel tidak buas apalagi raksasa..
TUHAN membuat mereka muter-muter agar mereka tau dan sadar betul bahwa mereka harus berlindung 100% kepada TUHAN agar bisa hidup di Tanah Perjanjian..
Jadi istilahnya,TUHAN ngasah si bangsa Israel ini supaya makin tajam imannya kepada TUHAN,agar waktu menghadapi bangsa-bangsa buas di sana,mereka tau kepada SIAPA mereka bersandar.

Mungkin aplikasi yang bisa saya ambil,TUHAN ngasih masalah yang "receh-receh" tapi menurut kita udah luar biasa banget ini untuk mempersiapkan diri kita mendapat TANAH PERJANJIAN yang tentu banyak raksasa-raksasa iblis yang sangat menginginkan kita keluar dari TANAH itu dan kembali ke nistaan hidup.

Sooo....
if you have problems,ga ada salahnya mengeluh,tapi selalu ingat GAK SELAMANYA MENDUNG,HUJAN SEPANJANG tahun..
bakal ada langit cerah yang dihiasi pelangi sehabis itu..

GOD is more than what you can think..
even when you think it can't GOD can. :))

Sabtu, 15 Juni 2013

Takdir Taksi

Ini blog yang kesekian kalinya saya buat.Yang lama,ntah apa kabarnya..
Mau mulai dari intro rasanya malas sekali...

Hanya mau menumpahkan sedikit hasil renungan tiba-tiba sewaktu tadi mau nyetopin taksi tapi gak jadi karena sekali lagi malas...
Saya sudah 23 tahun,tua memang...tua dibanding teman-teman saya yang masih 21,22,bahkan ada yang 19..
Tapi bukan itu masalahnya...

Sungguh saya bersyukur jadi diri saya seperti saat ini,usia 23 tahun dengan cukup banyak pengalaman dan banyak teman.
Jika di kampus,saya sudah pernah mencicipi ujian susulan karena ayah saya meninggal dunia dan saya sudah mencicipi cuti kuliah karena sakit Crohn's Disease ini.

Mungkin benar kata-kata orang bijak,"kau tak kan melihat melihat pelangi bila terlalu dekat.kau harus menjauh dulu agar dapat menikmati indahnya."

Halnya seperti sakit ini yang timbul karena memang daerah kosan yang kurang bersih.Waktu saya diharuskan cuti dari perkuliahan sampai 9bulan lamanya,saya sungguh merasa sangat berat.Apalagi mengingat saya termasuk anak hiperaktif yang kakinya panjangnya bukan main,di kosan hanya untuk tidur,mandi,dan ngenet.

Setelah 3bulan kembali ke perkuliahan,dimana tentu teman-teman saya sudah satu tahap lagi (PKL) sementara saya harus menyelesaikan 11 mata kuliah ini dulu baru berhak PKL.
Perlahan-lahan,saya mulai melihat pelangi itu,...
Kalau dulu saya tidak sakit,mungkin saya akan menjadi manusia paling cuek,hidupnya berantakan,dan jika diangkat jd PNS akan menjadi batu sandungan di kantor (batu sandungan buat citra yang baik,tentunya).
Dulu dengan penghasilan yang sangat lumayan dari radio,saya mungkin dapat pergi ke Bali malam ini juga dan pesta di Legian,pulang ke Bintaro besok malamnya.
Atau pergi dari pagi,ngelayap dengan teman-teman "sejawat" ntah kemana pun itu..
Tidak memikirkan apapun,toh sebentar lagi juga tamat,kerja,jadi PNS,hidup damai,ntar kalau mau pensiun baru mau tobat.

Sekarang,dengan beban 11mata kuliah yang saling kejar-kejaran,serta proses adaptasi yang sangat tidak gampang dengan abang-kakak,ibu-bapak,mas-mbak D4 D3Khusus,D1 OC saya lebih menghargai waktu dan kesempatan yang saya peroleh..
pemadatan kuliah jadi 4sks,waktu kuliah yang saling bentrok satu sama lain...mengajarkan saya kedisplinan dan keuletan yang dulu waktu SD-SMP sangat saya pegang teguh,tapi pelan-pelan memudar sewaktu SMA dan kuliah.

Mungkin kalau tidak karena sakit,saya tidak akan belajar bagaimana harus beradaptasi dengan orang-orang yang lebih senior yang cenderung "pelupa" "anggap enteng" ke yang junior.
(yang ini mudah-mudahan bisa jadi bekal buat nanti masuk dunia kerja yang katanya penuh senioritas,terutama instansi yang saya incar..gosipnya sih ya).

Mungkin kalau tidak karena sakit,saya tidak akan menghargai hidup.Karena tidur di meja operasi,dan dibius itu merupakan pengalaman ternggak enak seumur hidup saya.
Cita-cita saya,saya meninggal tanpa ada rasa sakit,meninggal ya langsung meninggal aja...gak perlu merintih-rintih kesakitan...Goblog?ya namanya cita-cita..

Mungkin kalau tidak karena sakit,malam ini seorang Michael Gorvb Sumbayak NPM 103060016796 tidak akan menulis blog ini,mungkin dia ada di club apa dengan siapa.pulang dengan siapa...muntah-muntah dan jatuh pingsan.

Mungkin kalau tidak karena sakit,malam ini saya tidak akan merasa "sangat kesulitan sekali" untuk hedon(kata teman saya kegemaaran saya beli buku banyak-banyak itu termasuk hedon)..even untuk ke McD sektor 9 pake taksi saja saya mikir ongkosnya berapa..
Minta ke orang tua?
Saya bukan tipe manusia yang menengadahkan tangan untuk berfoya-foya.
Itu hal yang double kill memalukannya.

Saya tidak tau apa dan bagaimana pelangi selanjutnya yang akan saya lihat...
Mungkin akan jauh lebih indahhh...

Seperti kata seorang teman yang dulu sempat dekat dengan saya,"Hidupmu berantakan?Coba lihat hidup orang lain sebelum menjawab."

and for all this way...
i love you more and more my JESUS.