Mau mulai dari intro rasanya malas sekali...
Hanya mau menumpahkan sedikit hasil renungan tiba-tiba sewaktu tadi mau nyetopin taksi tapi gak jadi karena sekali lagi malas...
Saya sudah 23 tahun,tua memang...tua dibanding teman-teman saya yang masih 21,22,bahkan ada yang 19..
Tapi bukan itu masalahnya...
Sungguh saya bersyukur jadi diri saya seperti saat ini,usia 23 tahun dengan cukup banyak pengalaman dan banyak teman.
Jika di kampus,saya sudah pernah mencicipi ujian susulan karena ayah saya meninggal dunia dan saya sudah mencicipi cuti kuliah karena sakit Crohn's Disease ini.
Mungkin benar kata-kata orang bijak,"kau tak kan melihat melihat pelangi bila terlalu dekat.kau harus menjauh dulu agar dapat menikmati indahnya."
Halnya seperti sakit ini yang timbul karena memang daerah kosan yang kurang bersih.Waktu saya diharuskan cuti dari perkuliahan sampai 9bulan lamanya,saya sungguh merasa sangat berat.Apalagi mengingat saya termasuk anak hiperaktif yang kakinya panjangnya bukan main,di kosan hanya untuk tidur,mandi,dan ngenet.
Setelah 3bulan kembali ke perkuliahan,dimana tentu teman-teman saya sudah satu tahap lagi (PKL) sementara saya harus menyelesaikan 11 mata kuliah ini dulu baru berhak PKL.
Perlahan-lahan,saya mulai melihat pelangi itu,...
Kalau dulu saya tidak sakit,mungkin saya akan menjadi manusia paling cuek,hidupnya berantakan,dan jika diangkat jd PNS akan menjadi batu sandungan di kantor (batu sandungan buat citra yang baik,tentunya).
Dulu dengan penghasilan yang sangat lumayan dari radio,saya mungkin dapat pergi ke Bali malam ini juga dan pesta di Legian,pulang ke Bintaro besok malamnya.
Atau pergi dari pagi,ngelayap dengan teman-teman "sejawat" ntah kemana pun itu..
Tidak memikirkan apapun,toh sebentar lagi juga tamat,kerja,jadi PNS,hidup damai,ntar kalau mau pensiun baru mau tobat.
Sekarang,dengan beban 11mata kuliah yang saling kejar-kejaran,serta proses adaptasi yang sangat tidak gampang dengan abang-kakak,ibu-bapak,mas-mbak D4 D3Khusus,D1 OC saya lebih menghargai waktu dan kesempatan yang saya peroleh..
pemadatan kuliah jadi 4sks,waktu kuliah yang saling bentrok satu sama lain...mengajarkan saya kedisplinan dan keuletan yang dulu waktu SD-SMP sangat saya pegang teguh,tapi pelan-pelan memudar sewaktu SMA dan kuliah.
Mungkin kalau tidak karena sakit,saya tidak akan belajar bagaimana harus beradaptasi dengan orang-orang yang lebih senior yang cenderung "pelupa" "anggap enteng" ke yang junior.
(yang ini mudah-mudahan bisa jadi bekal buat nanti masuk dunia kerja yang katanya penuh senioritas,terutama instansi yang saya incar..gosipnya sih ya).
Mungkin kalau tidak karena sakit,saya tidak akan menghargai hidup.Karena tidur di meja operasi,dan dibius itu merupakan pengalaman ternggak enak seumur hidup saya.
Cita-cita saya,saya meninggal tanpa ada rasa sakit,meninggal ya langsung meninggal aja...gak perlu merintih-rintih kesakitan...Goblog?ya namanya cita-cita..
Mungkin kalau tidak karena sakit,malam ini seorang Michael Gorvb Sumbayak NPM 103060016796 tidak akan menulis blog ini,mungkin dia ada di club apa dengan siapa.pulang dengan siapa...muntah-muntah dan jatuh pingsan.
Mungkin kalau tidak karena sakit,malam ini saya tidak akan merasa "sangat kesulitan sekali" untuk hedon(kata teman saya kegemaaran saya beli buku banyak-banyak itu termasuk hedon)..even untuk ke McD sektor 9 pake taksi saja saya mikir ongkosnya berapa..
Minta ke orang tua?
Saya bukan tipe manusia yang menengadahkan tangan untuk berfoya-foya.
Itu hal yang double kill memalukannya.
Saya tidak tau apa dan bagaimana pelangi selanjutnya yang akan saya lihat...
Mungkin akan jauh lebih indahhh...
Seperti kata seorang teman yang dulu sempat dekat dengan saya,"Hidupmu berantakan?Coba lihat hidup orang lain sebelum menjawab."
and for all this way...
i love you more and more my JESUS.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar