Sebelum melanjutkan membaca,mohon diperhatikan beberapa point di bawah ini:
- Tulisan ini berisikan keluhan saya,jika anda seseorang yang tidak pernah mengeluh dan atau menganggap orang yang mengeluh di blog itu lemah,cupu,dll,lebih baik tidak melanjutkan membaca ini.
- Jangan anda mengaitkan tulisan ini dengan tulisan-tulisan saya yang sebelumnya,anda salah...Saya masih berjuang sampai di titik terakhir nanti saya tidak diperbolehkan berjuang lagi.
- Tulisan ini berisi keluhan,karena saya manusia biasa yang lemah dan merasa letih.Mungkin dengan menulis seperti ini,mugkin dapat sedikit mengurangi keletihan saya yang lumayan juga kalau diitung-itung.
Hahahaha...
Saya cuma ingin bercerita bagaimana saya perjuangan saya dari yang utang 11mata kuliah,sekarang tinggal 3 mata kuliah (Etika PNS,Budaya Nusantara,Administrasi Keuangan Negara)..Teman saya bilang,"Cupu kali tiga mata kuliah...Buatmu sekali babat habislah itu 3mata kuliah..." Saya tersenyum kecut.Kecut karena saya senang masih ada yang percaya dengan kemampuan akademis saya,sedih karena memang keadaannya begini,saya harus bersabar untuk PKL (kemungkinan menunggu teman-teman yang kebetulan kemaren kurang beruntung di semester 6) karena 3 mata kuliah ini.Tidak,saya tidak pernah menganggap enteng kepada satu ilmu pun yang ada di dunia ini.Tidak juga saya merasa sombong,jumawa,belagu,apalah itu...Saya menghargai setiap ilmu di dunia ini,karena saya dan saudara-saudara saya dididik alamarhum ayah kami untuk jadi orang yang haus ilmu pengetahuan(bukan ilmu hitam atau putih).
Tulisan ini lebih didasari oleh rasa letih saya selama 5bulan ini.
Rasa letih saat saya harus belajar memahami,membaur dengan 4kelas(dengan 30 orang di masing-masing kelas),belajar mengaktifkan lagi otak saya yang beristirahat hampir 9 bulan.
Rasa letih ketika saya menyadari ternyata saya sendirian menghadapi ini.
Rasa letih ketika saya harus kuliah sambil lari-lari.Lari-lari maksud saya di sini adalah karena saya menumpang di 4 kelas yang berbeda spesialisasi,dimana jika normalnya mahasiswa itu kuliah ya kuliah dari awal masuk kelas sampai kelas berakhir,saya harus permisi di tengah-tengah kuliah sedang berlangsung (padahal saya sedang asik dengan mata kuliah itu) untuk pergi ke kelas yang lain yang jadwal kuliahnya kadang cuma beda 1 jam atau kadang juga pada jam yang sama.
Rasa letih ketika saya harus UAS di hari bahkan jam yang sama dengan dengan jadwal kuliah,belum cukup,hari itu kelompok saya harus presentasi.Bisa kebayang bagaimana ribetnya mengatur otak untuk belajar UAS dan latihan presentasi.
Rasa letih ketika saya harus melapangkan dada lagi-lagi setelah dibuat tentang hal yang tidak jelas.
Rasa letih ketika saya harus mengelus dada dan menutup telinga saat teman-teman saya ngobrolin masalah wisuda,yudisium,dan bahkan untuk satu kelas yang saya tumpangi,mereka akan PKL 2minggu lagi,sementara saya masih harus di kampus ini.
Rasa letih ketika saya melihat peraturan baru kemudian muncul ketakutan yang luar biasa itu bisa berlaku kepada saya.
Rasa letih dimana saya harus menolong teman saya, sementara saya belum terlalu kuat menanggung ini semua.
Rasa letih karena harus diam,membungkam daripada jadi masalah yang lebih besar.
Rasa letih setiap kali terbangun pagi,dan menyadari saya bukanlah saya 1 tahun yang lalu,yang dengan luar biasanya bisa menyelesaikan,mendapatkan apapun yang saya mau.
Rasa letih setiap kali saya memikirkan dia,yang sudah tidak sekelas dan "sekelas" dengan saya.
Rasa letih yang berujung akan ketakutan akan kehilangan dia dan kemudian mengungkapkannya kepada dia,kemudian dia menenangkan tapi kenyataan tidak seperti yang dia katakan.
Rasa letih akumulatif tiap kali saya tidur ...
Rasa letih yang bahkan pernah membuat saya berdoa agar PENCIPTA saya menidurkan saya selamanya agar ini selesai.
Sudah...