Hari ini,tepatnya pagi tadi sekitar pukul 7-8 pagi WIB,saya terbangun,dan merasa lapar(tidak..tidak pakai joget-joget di lapangan, #krikk).Lepas sarung,pakai celana,pakai baju(seminggu belakangan ini saya tidur cuma pakai sarung karena gerah,panas,dan butuh tatih tayang).Berjalan dengan mata masih sendu,diiringi yawning mendesah beberapa kali layaknya kebo lagi..ya gitulah.,ke arah pemberi gizi dan nutrisi untuk penghuni Kalimongso,khususnya mahasiswa sebut saja STAN,yaitu Bude Pur untuk meminta asupan gizi dan nutrisi pagi seperti biasa.Dengan perjuangan yang sangat berat;jalanan mendaki,turunan tajam,belokan maut,akhirnya saya sampai di warung Bude Pur.Ada beberapa keanehan yang saya dapati di sana,di KFC(Kalimongso Food Court,entah siapa yang pertama kali mencetuskan istilah ini...food court?food court apaan?Yang ada 3 warung makan,salah satunya dan yang paling famous sejagat raya ya jelas Bude Pur ,yang menunya sama semua,ada warkop 24 jam 1 biji,ada warung Gendhis yang vetsinnya menggugah selera...Maaf pak,saya harus jujur,vetsin anda kebanyakan,mending kasih racun tikus aja sekalian,Pak.Puas bapak tampar saya??Tamparrr lagi pakkk...tamphyarrr....)
Oke balik lagi ke keanehan di KFC hari ini,
Biasanya saya ke sana,suasana lengang,dan kalau pun ada yang nongkrong di depan warkop pasti ada yang saya kenal minimal 1 orang.Tadi,semua tempat duduk penuh,yg di dalam,di luar,dan lebih anehnya,tak ada satu pun manusia di sana yang saya kenal.Pengecualian untuk bude pur,suaminya,dan handai taulannya yang sering curhat2an tentang inflasi tinggi dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang selalu gagal dicapai dari tahun ke tahun.Yang makan di sana bervariasi,ada yang muda,ada yang mukanya tuwak,ada yang emang udah tuwak...sungguh,saya berpikir saya sedang bermimpi (yang ini beneran) dan sedang ada di tempat antah berantah sebagai visualisasi KFC selama ini.
Setelah lama,diem...sambil merenungi mengapa kebanyakan LKPD susah mendapatkan opini WTP,akhirnya saya sadar kalau mereka ini calon maba-miba kampus saya,sebut saja STAN.
Karena saya males dan merasa belum saatnya spotlight diarahkan kepada saya untuk adik-adik ini,jadi saya urungkan niat beli di bude pur, dan melangkahkan kaki ke gang jengkol,akhirnya bertemu teman SMA yang seangkatan juga masuk kampusnya,makan ketoprak sambil menikmati orang lalu lalang bawa koper...
Jam 11 siang,saya berangkat ke taman CD untuk KTB.Yak,seperti biasa,tradisi KTB,pasti selalu telat,tak terkecuali.....Di taman CD yang 1tahun ini saya kasih nama taman Calm Down,bikin hati galau jadi Calm Down karena gak ada suara berisik,tenang,menikmati angin sepoi-sepoi,kadang sambil mendengar lagu,sirnalah sudah....taman CD kembali menjadi taman CrowDed seperti awal saya menginjakkan kaki di kampus ini.Ada sekelompok teman-teman angkatan saya lagi main2 dengan perban di tengah taman (saya tidak tau jelasnya mereka sedang apa,daripada sok tau,mending anggep aja lagi main-main).
Saya tidak tau harus mencari inspirasi menulis dimana lagi setelah taman CalmDown kembali menjadi taman CrowDed.
Setelah itu,saya melihat para maba-miba itu dianter oleh orang tuanya bahkan ada yang lengkap dengan semua peralatan,mulai dari rice cooker,koper gede 3biji...
Ahhh....yang ini bikin iri saya dan mungkin beberapa teman seangkatan,mungkin juga beberapa kakak angkatan lain..
Dulu waktu pertama kali ke Bintaro,saya tidak diantar orang tua (boro-boro,mereka sibuk sama kerjaan,kalau mereka gak kerja,gue sama adek-adek gue makan pake apa?pake tangan?yakale,gue kanibal...) , dan cuma bawa 1 koper,dapet kosan juga asal2an(kosan pertama saya jauh jika dibandingkan dari kamar saya yang di Medan).
Sekarang,rata-rata mereka dianterin orang tuanya pake mobil bagus,dipilihin orang tuanya kosan yg layak huni,dibeliin semua perlengkapannya...ahhh,serasa anak STAN itu jadi orang-orang kaya semua sekarang ya.
Saya mengerti,sangat mengerti jika itu bisa dilakukan kenapa tidak?Kenapa harus susah-susah seperti saya,kalau bisa gampang?
Saya mengerti,saya sangat mengerti..
Saya tidak permasalahkan itu,apakah kalian siap jika saya katakan adalah,STAN tidak seindah yang kalian idam-idamkan selama ini?
Awalnya akan terasa indah,lulus USM,kuliah di STAN,lulus kuliah jadi PNS.Akan tetapi,pasti dan selalu ada saja faktor-faktor yang membuat itu tidak seindah cita-cita sebelumnya.Saya tidak ingin menjadi cengeng,dengan menangisi keputusan saya tidak mengambil kuliah kampus yang ada gambar Ganesha di pintu masuknya,atau kampus Hijau di kampung halaman saya.Saya sudah mengambil keputusan,seberat apapun itu nanti,harus saya tempuh dan saya selesaikan (minimal sampai ikatan dinas selesai.. :P).
Buat adik-adik saya,sebelum kalian melangkahkan kaki ke dalam gedung G untuk Daftar Ulang,pikirkan lagi,passion (hasrat jiwa) kalian ada dimana?Tolong,singkirkan alasan mau menolong orang tua,meringankan beban orang tua,,,INGAT!!seburuk-buruknya kalian,apapun cita-cita kalian,pasti didukung oleh orang tua kalian.Dan lagi,melihat kenyataan yang ada,sepertinya kalian bukannya meringankan orang tua,belum apa-apa udah ngerepotin orang tua buat bawa ini itu.Yakin mau meringankan beban orang tua?
Saya ingin bercerita kata-kata ibu saya yang selalu deg-degan tiap kali saya sms,"Mak,doakan aku ya,aku mau Ujian ini jam segini".Sungguh,mereka(orang tua kalian) jauh lebih berbeban berat tiap kali kalian mau UTS-UAS nantinya.
Please,jangan kecewakan mereka,jangan kecewakan kami kakak-kakak tingkat kalian dengan sikap manja kalian(ini saya lihat dari banyaknya pertanyaan ke akun twitter @bemstan_ yang isinya berulang,ulang,dan terlalu khawatir.3tahun yang lalu,saya cuma mengandalkan 2lembar kertas print-an syarat daftar ulang,tanpa banyak tanya siapa-siapa,saya bisa kok,semua berkas saya diterima dengan baik),jangan kecewakan masyarakat Indonesia yang membayar uang kuliah kalian,uang saku kalian nantinya kalau sudah tingkat akhir (yang ini gue belum dapet...gue mau uang saku...*pukul-pukul manja sekre* #kemudiandilotak ),jangan pikir kalian kuliah gratis!uang kuliah kalian dibayar sama setiap rakyat Indonesia melalui pajak,kalian punya tanggung jawab ke pengemis yang beli air mineral yang mungkin kalian anggap rendah.
Bersiaplah ditempa di kampus ini...saya tidak menjamin semuanya bakal lancar dan atau semuanya bakal susah,semua tergantung kalian.
Buktikan bahwa angkatan kalian,yang dikatain diterima sampe layer ke-5 ini,bisa tetap bertahan.
Selamat datang,,,dan mari belajar bersama-sama untuk menjadi punggawa keuangan RI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar